Off the radar

“Saat ini terasa kaki ingin berlari pantas tanpa meninggalkan jejak yang bisa diekori. Kerna sesungguhnya, sampai ke suatu tahap yang aku sendiri terasa lemas walhal bukanlah aku tenggelam ke dasar lautan, tasik mahupun sungai.

Aku lemas dengan manusia. Aku lemas dengan kebobrokan. Aku lemas dengan kepura-puraan.”

-izzie-

.

Jelek.

Lalu gua bukan lagi manusia yang akan turut sama menyertai sebuah perlumbaan tanpa garisan permulaan. Kau boleh teruskan mengejar dan gua takkan lagi menjadi sebahagian peserta dalam acara itu.

Gua sendiri tidak sadar sejak bila gua ditarik bersama-sama untuk berlari. Mengejar sesuatu yang gua sendiri tidak pasti. Langkah gua hentikan, perlahan-lahan gua mematikan larian dan kemudian hanya berjalan perlahan-lahan. Gua masih dapat melihat kelibat-kelibat yang laju berlumba di hadapan.

Tak ramai yang tinggal. Tak ramai yang jalan berpelesaran. Cuma yang dapat gua perhatikan, mereka-mereka yang jalan perlahan-lahan dan berpeleseran itu seronok sekali menghayati keadaan sekeliling. Sesuatu yang tak mungkin mereka-mereka yang berlari laju ke hadapan akan lakukan. Mana sempat untuk menoleh ke kiri dan ke kanan kerna hanya yang dikejar itu berada di hadapan sana!

Ini adalah kehidupan. Sampai masanya, akan melalui sebuah perubahan.

Gua tak pasti, dan tak mampu memberikan jaminan berapa lama penulisan dan kisah gua akan terus berada di maya ini. Maaf untuk segala keterlanjuran kata dan budi bicara.

Sampai ketemu lagišŸ™‚

5 thoughts on “Off the radar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s