berhenti mengharapkan Prince Charming atau Knight in Shining Armour riding a white horse

Mungkin kerna sudah sering disogokkan dengan kisah-kisah dongeng klasik sedari kecil, tidak dapat lari untuk bermimpi di siang hari akan punya seorang Putera Idaman ataupun seorang Kesatria yang lengkap dengan pakaian berperisai dan menunggang kuda putih.

Impian setiap perawan.

Tapi sebelum berjumpa dengan Prince Charming yang betul, kerap kali di sepanjang perjalanan kita akan bertemu dengan insan-insan lain. Yang secara tidak langsung turut mewarnai kehidupan dan mencorakkan setiap pengalaman. Yelah, sebelum nak dapat Prince Charming kena cium 1000 katak hodoh dahulu, kan?

Mungkin kita terlalu asyik mencari akan sebuah kesempurnaan. Mahukan pasangan yang memenuhi citarasa dan anganan kita. Bukankah kalau sebenarnya chenta, kita patut terima pasangan seadanya? Kita juga belum tentu sempurna.

Sebab itu jujur gua akui kepada Mr.K, yang gua sudah lama berhenti mengharapkan seorang Prince Charming atau a Knight in shining armour riding a horse to save a Damsel in Distress. Kerna cukuplah sekali gua cium katak yang hodoh.

Mr.K lah katak itu.

3 thoughts on “berhenti mengharapkan Prince Charming atau Knight in Shining Armour riding a white horse

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s