Nasi bujang

“Kak, nasi bujang satu!”

Senyum gua pabila terdengarkan nama menu yang dipesan seorang abang yang berpakaian jaga. Comel sungguh, nasi bujang. Nasi laki-bini? Nasi duda? Nasi janda?

Eh. Kedengaran agak sesuatu di situ.

Semalam saat gua menantikan pesanan gua siap dibungkus, gua terdengar lagik menu yang sama dipesan oleh seorang lelaki yang gua kira seorang imigran. Kali ni gua rasa begitu curious untuk tahu bagaimana ropanya nasi bujang itu. Lalu gua tanyakan kepada kakak yang mengambil pesanan.

“Nasi putih + telur dadar + sup kosong.”

Oh, memang bujang sungguh!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s