tak sempurna

Bila badan dan otak terlalu letih, takkan mampu membuatkan mata terlelap. Terkelip-kelip di pembaringan menantikan saat diulit mimpi. Namun sia-sia.

Scumbag brain!

Terkadang terasa betapa minda mempermainkan diri ini. Saat kenangan yang paling ingin dilupakan, itulah yang sering terbayang di fikiran. Saat insan yang tak hingin gua kenangkan, itulah jua yang membawa hingga ke mimpi lalu menjadi igauan paling ngeri.

Nampak gayanya, perlu belajar untuk lebih menguasai minda sendiri. Perlu melupakan saat-saat jelek dalam kehidupan. Bagaimana bisa untuk menempuh suatu kehidupan baru andai jiwa masih terantai dengan kisah-kisah yang lalu? Sukar amat.

Ataupun sebenarnya gua trauma?

Mengikut Cik Za, adalah dusta semata andai kita berpegang kepada prinsip “Kita tak kacau orang, orang tak kacau kita”. Kerna sebenarnya lagik kita tak kacau orang, orang akan lebih-lebih lagik nak kacau kita. Sengaja nak cuit-cuit dan sengaja nak carik sakit. Sibuk jugak nak menjaga tepi kain orang dan menjadi hakim tidak bertauliah.

Lebih enak lagi bila ceramah diberikan tanpa dipinta. Manakan tidak, hidup orang diperhatikan. Makanya, sampai satu tahap penilaian secara pemerhatian itu perlu disampaikan kepada empunya diri sebagai tanda untuk membetulkan dan menasihati.

Ya, terlalu mudah untuk mencari kesalahan dan kekurangan orang lain. Sebelum menundingkan jari, lihat dahulu berapa puntung jari yang menunding ke arah diri sendiri.

Memang banyak yang begini. Sama ada nak mengakui atau terus-terusan coba untuk menidakkan.

Gua sudah lali. Namun begitu semuanya masih terkesan di hati. Kenapa mereka-mereka ini suka benar menyakiti? Tiadakah sekelumit rasa bersalah di sanubari?

Dan kemudian Jas Jamal juga coba mengingatkan, di manakah duduknya mereka-mereka ini di dalam hati gua, dan dalam hidup gua? Jawapannya, hanya suatu persinggahan.

Tak perlu membebankan diri sendiri untuk memuaskan hati pihak lain. Dan fitrah manusia itu sendiri tidak pernah puas. Setiap insan punya kelemahan sendiri dan tidak sempurna. Yang penting jadi diri sendiri dan perbaiki setiap kekurangan kerna Si Pencipta.

7 thoughts on “tak sempurna

  1. owh..gituu..tgk tajuk terus menyanyi lagu sempurna taaauu !! yeap, betui kata jas..persinggahan semata .. hebatlah jas tu..nk kenaaaal ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s