30.11.2010

Dear Diary,

Separuh jiwa saya mati hari ni. Akal saya keras mengatakan saya perlu tegas dalam pendirian. Hati pula lemah kerana menanggung kerinduan.

Namun kesabaran sudah tiada yang tinggal.

Tapi kenapa saya masih mengharapkan suatu keajaiban? Masih terdetik di fikiran bahawa sesuatu mungkin terjadi yang berada di luar kebiasaan?

Saya silap. Kerana terlalu mengharap, saya jatuh terhempap. Sakit sekali.

Sent from my iPhone.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s